PERMEN PU 31/2015 SPESIFIKASI TEKNIS TIDAK MENGGUGURKAN DALAM PEKERJAAN KONTRUKSI TUNGGAL

Posted on 08.23 Under 0 komentar

Apa yang dimaksud Kontrak pengadaan pekerjaan Tunggal
Pada Ketentuan Pepres 54 tahun 2010 dan Perubahannya Kontrak Pengadaan Pekerjaan Tunggal merupakan Kontrak Pengadaan Barang/Jasa yang hanya terdiri dari 1 (satu) pekerjaan perencanaan, pelaksanaan atau pengawasan.
Penjelasannya : Kontrak yang hanya memuat satu pekerjaan, baik perencanaa, Pelaksanaan atau pengawasan. Semisal Pekerjaan bangunan gedung, Perencanaan gedung atau pengawasan gedung.
Apa yang dimaksud pekerjaan kontruksi tunggal dalam ketentuan Permen PU 31/Prt/2015?
Pekerjaan tunggal, yaitu pekerjaan-pekerjaan konstruksi yang dilaksanakan sesuai tahapan kegiatan setelah perencanaan teknis diselesaikan terlebih dahulu.
Pada pemilihan/pelelangan yang dilakukan dengan sistim gugur , speksifikasi teknis dalam pekerjaan kontruksi tunggal tidak menggugurkan.
Dalam hal pekerjaan konstruksi tunggal spesifikasi teknis tidak dapat menggugurkan
KENAPA DALAM PERMEN PU 31/2015 DALAM HAL PEKERJAAN KONTRUKSI TUNGGAL SPESIFIKASI TIDAK MENGGUGURKAN?
Mari kita bahas dalam tata cara evaluasi teknis versi Permen 07/2011 ,  Permen Pu 31/2015 dan Versi LKPP
Evaluasi Teknis Permen PU 07/pert/2011
  1. Metode Pelaksanaan
  2. spesifikasi teknis ( bila menyampaikan sepsifikasi teknis yg berbeda )
  3. Jangka Waktu Pelaksanaan
  4. peralatan Utama
  5. Personil inti
  6. pekerjaan yang disubkontrakan ( bila ada
Evaluasi Teknis Permen PU 31/pert/2015
penilaian persyaratan teknis, minimal dilakukan terhadap:
  1. .Metode Pelaksanaan
  2. Jangka Waktu Pelaksanaan
  3. peralatan Utama
  4. Personil inti
  5. pekerjaan yang disubkontrakan ( bila ada )
sedangkan pada SBD LKPP
penilaian persyaratan teknis, minimal dilakukan terhadap:
  1. .Metode Pelaksanaan
  2. spesifikasi teknis
  3. Jangka Waktu Pelaksanaan
  4. peralatan Utama
  5. Personil inti
  6. pekerjaan yang disubkontrakan ( bila ada )
Dari TIGA aturan diatas, dalam tata cara evaluasi teknis Permen PU, spesifikasi teknis tidak termasuk penilaian, berbeda dengan Permen 07/2011 dan  SBD LKPP, speksifikasi teknis masih dalam penilaian.
Yang perlu dipahami kedepan adalah, jika Pokja menggunakan SBD kemntrian UMUM       ( Permen Pu 31/2015, maka penyedia yg tidak melampirkan atau melampirkan walupun tidak sesuai dengan dokumen pengadaan, maka penyedia tidak dapat digugurkan. Dalam artian ringannya, PENYEDIA WAJIB MENGIKUTI SPESIFIKASI DOKUMEN PENGADAAN PADA SAAT DUTETAPKAN SEBAGAI PEMENANG.
( PASAL 79 AYAT 1 )
Dalam melakukan evaluasi penawaran, ULP/Pejabat Pengadaanharus berpedoman pada tata cara/kriteria yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan.

Penulis : I Made Heriyana


About SGI

Sanagi Group Indonesia (SGI) . Learn more about SGI here and connect with SGI community in Twitter,Facebook


0 komentar